Fiksi  

Virus dan Hati

 

Gambar : Canva /katedrarajawen

Di sana, di sini, tidak di mana-mana. Bermula dari Wuhan, China. Kepanikan merajalela. Bahkan ketakutan mengada-ada. 

Kematian memang fakta. Akibat virus corona. Namun nyatanya, ketakutan dan kepanikan bisa lebih bahaya. Jadi penyebab bencana. 

Sesungguhnya kematian setiap saat mengintai. Kematian tak ada rasa kemanusiaan lagi. Kematian tak menggunakan nurani. Ini lebih mengiris hati. 

Sejatinya ini menjadi ketakutan diri. Yang perlu segera mengobati. Paniklah bila tak ada waktu untuk mengubah diri. 

Rate this post
Baca juga :  Denyutan Berdebu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *