Puisi  

Hujan Sore

Hujan sore mulai menitik
Mengulas tuntas pada jiwa yang kebas
Hujan sore tak kuasa mengulik
Lincah air yang menari turun dengan bebas

Mungkin hujan sore hanya rindu sampaikan
Telah lelah ia pasrah menunggu kejujuran
Di perempatan jalan hujan menimbun genangan kenangan
Mengusaikan beribu alasan dan bualan

Katakan tenang, kepada hati yang meradang
Namun senyum tak lagi menjelang
Kala beribu dusta datang
Melenggang merasuki hujan sore yang bicara soal petang

Aku telah bersabar menunggu
Tapi bukan lagi untuk meragu
Aku bukan manusia dungu
Yang mau kau beri dusta sepanjang waktu

Baca juga :  Keadaan Ini Menjadi Teduh

*simple sample…

Rate this post

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *