Kok Ayam Eek Sembarangan?

Di pabrik ada dua ekor ayam peliharaan orang Korea. Saban hari di dalam kurung. Karena takut ayamnya bete, pagi-pagi suka saya lepas agar dapat menikmati udara bebas sekalian mencari makanan rumput-rumput segar. Melihat ayam ini seperti ‘kawan’ lama. Sebab pernah hampir enam tahun lebih setiap hari bergaul dengan yang namanya ayam waktu berkeja di peternakan dulu.

Pertama kali dilepas masih malu-malu, mungkin akibat terlalu lama di kurung. Sebab sebelum dibawa ke pabrik ayam tersebut dipelihara di mess orang Korea yang di luar area pabrik. Mencari makan paling di sekitar kandangnya.

Sekian lama dilepas ayam-ayam itu sudah mulai merasakan kebebasan dan nakal. Berak sembarangan. Di mana suka. Sampai naik-naik ke atas raung untuk karyawan istirahat dan meninggalkan jejak kotorannya.

Melihat ini dalam hati timbul kesal, “Wah sudah mulai ngelunjak nih ayam. Dikasih hati minta jantung. Sampai saya bilang ke rekan kerja,”Tolong kasih tau ayamnya dong, jangan eek sembarangan gitu!” Sebenarnya ada maksud bercanda juga.

“Weah, gimana ini, Bapak? Namanya juga ayam ya eeknya sembarangan!” cetus rekan ini sambil nyengir.

Ya, namanya juga ayam ya buang kotorannya sembarangan. Kalau sampai ayam mau eek bisa ke WC itu pasti ayam ajaib namanya. Tidak sesuai kebenaran lagi he he he…

Namanya juga ayam ya begitulah sifatnya. Tidak ada yang aneh. Yang aneh itu saya, sudah tahu sifat ayam memang begitu pakai acara kesal segala. Ayam lihat manusia eek di WC saja tidak bakalan kesal. Sifat alami ayam sudah seperti itu, sebaliknya kalau ada manusia buang kotoran sembarangan itu yang aneh.

Tapi herannya saat ini ada kecenderungan tak dianggap aneh lagi buang kotoran sembarangan. Kok? Ada manusia yang keren-keren naik mobil, tapi buang kotoran alias sempah sembarang dari dalam mobil. Dalam hal ini juga ada yang sembarangan buang kotoran hati.

Misalnya buang kata-kata kotor atau melakukan perbuatan yang kotor. Bahkan tidak malu-malu lagi .muncul di televisi. Di balik pakai yang bersih ternyata masih berserakan kotorannya. Eh, kayaknya saya juga kayak gitu ya?

 

 

 

Buku Tentang Cara Memelihara Ikan Koi

3 Komen

  1. josephinewinda

    :ngakak … kalo ayam, pake pagar khusus, minta si korea kaya pesen pager bambu sederhana..dibikin buat ngurungin ayam.. duh! saya paling ngga suka unggas,..

Leave a Reply

Your email address will not be published.