Mengubah Stres Menjadi Motivasi

Dua perhelatan akbar di bulan ini – Piala Dunia dan Pesta Pemilihan Presiden – telah banyak menyita perhatian masyarakat, perhelatan yang membuat kemeriahan dan juga ketegangan pikiran para pecintanya. Kemeriahan akan pesta bola dan kemeriahan akan pesta pemilihan presiden membuat kegembiraan tersendiri dihati mereka. Namun sebaliknya, ketegangan atau kekecewaan yang ditimbulkan atas perhelatan itupun bermunculan, seperti akibat team yang diunggulkan tidak masuk final ataupun ketegangan menunggu hasil perhitungan suara. Ketegangan atau kekecewaan tersebut dapat membuat kita dalam keadaan stress. Stres yang dibiarkan akan dapat berdampak buruk di dalam tubuh, oleh karenanya diperlukan kemampuan untuk mengubah stres menjadi hal yang positif yang dapat memotivasi didalam diri. Apa itu stres dan bagaimana mengolahnya?

Stres dapat dialami oleh setiap orang baik dalam kehidupan sosial, keluarga maupun lingkungan kerja. Menurut Sondang P.Siagian dalam bukunya Manajemen Sumber Daya Manusia (2011), stres merupakan sebuah kondisi ketegangan yang berpengaruh terhadap emosi, jalan pikiran dan kondisi fisik seseorang. Para ahli mengatakan bahwa stres dapat timbul sebagai akibat tekanan atau ketegangan yang bersumber dari ketidakselarasan antara seseorang dengan lingkungannya.

Sumber stres dapat beraneka ragam seperti beban tugas, beban keluarga, beban sosial ataupun adanya masalah dalam diri sendiri termasuk tidak didapatkannya kenyataan sesuai harapan. Kemampuan mengatasi sendiri stres yang dihadapi tidak sama pada semua orang, ada yang memiliki daya tahan yang tinggi dalam menghadapi stres dan sebaliknya. Pada diri orang yang mampu menghadapi stres, akan berdampak positif atau memacu dirinya dan juga sebaliknya jika seseorang tidak mampu menghadapinya maka dapat berakibat buruk atau negatif.

Baca juga :  Rasa Syukur yang Mendamaikan

Yang penting diamati adalah agar stres tersebut jangan menjadi demikian kuatnya sehingga mereka tidak lagi memandangnya sebagai tantangan yang masih dalam batas-batas kemampuan untuk mengatasinya. Sebab apabila hal itu terjadi, stres akan berubah sifatnya dari stres positif menjadi negatif yang dapat merugikan.

Merubah stres menjadi sesuatu yang bermanfaat dalam diri seseorang dapat menimbulkan motivasi didalam dirinya. Caranya?. Kunci utamanya adalah berfikit positif.  Ketika anda berpikir positif, semua hal akan dapat dibaca oleh pikiran secara positif, semua kejadian yang anda anggap negatif akan berubah menjadi positif akibat perbedaan cara pandang anda.

Berikut ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengubah stres menjadi bermanfaat dan memotivasi diri, seperti yang dikatakan Dr. Don R. Powell, Ph.D:
– Saat gejala stres datang, segera tenangkan diri. Cobalah untuk tidak menganggap masalah yang ada merupakan kekalahan, jadikan itu sebagai motivasi untuk lebih maju.
– Pandanglah stres sebagai pembangkit semangat. Anggaplah setiap tuntunan baru merupakan tantangan, tak peduli berapa banyak rintangan yang akan menghadang.
– Selalu tanyakan pada diri sendiri “Hal terbaik apa yang mungkin terjadi? bukan sebaliknya.
– Berhentilah sejenak untuk beristirahat diantara pertempuran kecil anda. Istirahatlah untuk mengumpulkan motivasi dan ide yang sudah terkuras dalam pertempuran itu.
– Kuasailah diri anda dengan sebenar-benarnya, tarik nafas coba untuk relax
– Senangkanlah orang lain secara proposional dan terlebih dahulu buatlah diri sendiri merasa senang.
– Berpikirlah secara global, bangunlah visi dan misi tujuan diri, dan jadikan itu sebagai prinsip dasar dalam meraih tujuan tersebut. Dan jika ada kesalahan, lacak kembali dimana letak kesalahan tersebut dan coba kembali melihat prinsip dasar diri sebelumnya.

Baca juga :  Jangan Tiru Koruptor

Semoga bermanfaat..
.

— Ni Kadek Suryani —
.

Sumber foto : http://deviantartgear.deviantart.com/art/Emoticon-Stress-Balls
Sumber info :
Sondang.P.Siagian.Prof, 2011, Manajemen Sumber Daya Manusia, Bumi Aksara, Jakarta, http://mirfagah.com/2008/10/10/mengubah-stres-menjadi-energi-yang-bermanfaat

Rate this post

Respon (4)

  1. aku biasanya kalo lagi stres dengerin musik keras,.. eh biasanya malah jadi semangat kalo udah gitu

  2. Wah Ade pasti jadinya jingkrak-jingkrak ya… https://blograkyat.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif Yang terpenting kita bisa mengolah stres itu sendiri ke arah positif agar tidak berpengaruh negatif terhadap kehidupan kita…

  3. @Vivi .. yup setuju keep positive thinking… re-view novelnya fantastic sekali..well done

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *