Inilah Profil “Jozeph Paul Zhang” Yang Mengaku Nabi ke-26

Viral Mengaku Nabi

Dunia maya kembali heboh dengan munculnya  sebuah video yang menampilkan konten berbau ujaran penistaan agama dan ujaran kebencian. Dari hasil investigasi yang dilakukan oleh BlogRakyat, video yang semapt viral tersebut berasal dari Channel Youtube  dengan nama “Jozeph Paul Zhang

Pada sebuah Channel itu, Jozeph Paul Zhang telah memposting videonya yang  berjudul “Puasa Lalim Islam”. Dalam viedo ini, banyak mengandung ujaran penistaan dan kebencian terhadap ibadah puasa. Dia juga menantang dan mengadakan sayembara kepada masyarakat yang bisa melaporkannya ke polisi akan mendapakan hadiah sejumlah uang. Dia bahkan berani mengaku bahwa dirinya sebagai nabi ke-26.

Tak hanya pada video itu, akun Youtube Jozeph Paul Zhang juga sarat dengan konten ujaran kebencian dan menyerang ajaran Islam.  Lantas siapa sih sebenarnya si ‘Jozeph Paul Zhang ini ?

Berikut ini adalah profil dari Jozeph Paul Zhang yang berhasil ditelusuri oleh tim BlogRakyat :

  • Sesuai informasi dan pengakuan yang disampaikan oleh seseorang yang pernah kenal dengannya, Jozeph Paul Zhang juga dikenal dengan nama ‘Shindy Paul Soerjomoeljono.
  • Sekitar tahun 2016, Jozeph Paul Zhang sempat tinggal bersama istrinya yaitu di Jawa Tengah tepatnya di kota Salatiga. Saat itu di punya profesi sebagai seorang wiraswastawan dan diketahui memiliki usaha komputer.
  • Berdasarkan data dan informasi yang diterima dari Kantor Imigrasi Kelas I Soekarno Hatta, Jozeph Paul Zhang tercatat sudah meninggalkan Indonesia., sejak 11 Januari 2018.
  • Dia tercatat di dalam mutasi data imigrasi,  sudah meninggalkan Indonesia menuju ke Hong Kong.
  • Jozeph Paul Zhang ditengarai saat ini sedang berada di Bremen Munich, Jerman dan dia sekarang berprofesi sebagai seorang evangelist/apologist.
  • Jozeph Paul Zhang pernah menikah pada tahun 1999 dan telah punya dua anak yang bernama Paul Wisely dan Anna Miracle.
  • Jozeph Paul Zhang juga dikenal sebagai aktifis medsos dan aktif membuat konten di media sosial.
  • Ia memiliki beberapa akun media sosial, antara lain Youtube Channel “Jozeph Paul Zhang”, Apologet Paul Zhang (https://web.facebook.com/apologet.paulzhang), Jozeph Paul Zhang (https://www.facebook.com/hagios.apologetic.9) dan @jozephpaulzhang (Instagram).
  • Selain di Channel Youtube, Jozeph Paul Zhang juga aktif memposting konten yang berisi ujaran kebencian dan menyerang serta menghina ajaran Islam di akun Facebooknya (@apologet.paulzhang)
  • Selain di media sosial, Jozeph Paul Zhang juga menulis konten provokatif yang menyerang Agama Islam di akun blogspotnya yang beralamat di http://kristologi-apologetik.blogspot.com

Sedang Diburu Polisi

Konten-konten provokatif yang disebarkan melalui akun Channel Youtube  miliik Jozeph Paul Zhang, telah membuat geram dan dikutuk oleh seluruh elemen Islam di Indonesia.  Sebagai reaksinya, Husin Shihab, seorang direktur di Komite Pemberantasan Mafia Hukum (KPMH), telah membuat laporan polisi pada tanggal 17 April 2021 sekitar pukul 08.00 WIB dengan nomor laporan LP/B/0253/IV/2021/BARESKRIM.

Berdasarkan laporan tersebut, maka pihak Kepolisian RI saat ini sedang memburu pria tersebut. Menurut keterangan yang disampaikan oleh pihak Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto, Joseph Paul Zhang diduga sudah tidak berada di Indonesia. Oleh sebab itu, Bareskrim Polri akan melakukan kerja-sama dengan pihak Interpol dengan membuat Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama Jozeph Paul Zhang agar bisa dideportasi dari negara dimana dia kini berada.

“Kami akan melakukan mekanisme kerja sama dengan kepolisian luar negeri agar negara tempat yang bersangkutan mau mendeportasi pelaku. Untuk itu, DPO akan kami terbitkan,” kata Agus (AF)

Video ybs. di Youtube juga telah di ‘take down oleh pihak Youtube pada saat berita ini dirilis  yaitu  pada tgl. 19/04/2021 18:09 WIB.

Meskipun video ybs telah ditake down. namun sempat di rekam dan disiarkan ulang oleh akun lain.  Ybs sempat mengaku nabi pada video berikut ini :

Buku Tentang Cara Memelihara Ikan Koi

Leave a Reply

Your email address will not be published.