Benahi Indonesia Dengan Meningkatkan Moral Dan Perekonomian

Alasan salah satu mengapa kita harus mengikuti pemilu adalah karena kita merupakan bangsa yang memiliki hak suara untuk memilih calon presiden dan calon wakil presiden. Pilihlah diantara mereka berdua yang nantinya bisa menjadi pemimpin yang baik, bertanggung jawab dan amanah. Janganlah kita memilih karena sekantong beras melainkan karena sesuai dengan hati nurani dan pikiran. Dengan hati nurani dan pikiran kita lebih bisa menentukan siapa calon presiden yang cocok untuk memimpin negeri tercinta ini. Mungkin kebanyakan dari kita hanya bisa merasakan dengan hati dan memikirkannya dengan akal mengenai kepribadian dari pasangan Pak Prabowo-Hatta ataupun Pak jokowi-JK sebab tidak mengenal begitu dekat dengan sosok calon presiden dan wakil presiden kita, yang sering kita dengar adalah desas-desus tentang beliau-beliau itu melalui media massa serta melalui opini-opini orang lain.

Pemberitahuan dari berbagai media pun semua perkara terkadang  terlihat sama, maksudnya tidak tahu mana yang benar dan mana yang salah. Bahkan terdapat adanya salah satu media yang tidak lagi netral (terlalu memihak, mendukung salah satu dan menjatuhkan yang lainnya) dalam memberikan pernyataan. Hal itulah yang membuat kita bingung dan ragu-ragu untuk memilih. Agar tidak bingung dan ragu dalam memilih capres dan cawapres, mari kita simak opini saya sedikit saja mengapa kita memilih capres dengan nomor urut satu yaitu garuda merah di dada, Pak Prabowo-Hatta.

Yang pertama, Pak Prabowo merupakan sosok yang peduli dengan bangsa dan negara. Dikatakan peduli dengan bangsa beliau peduli dengan keadaan ekonomi penduduk Indonesia yang minim ini karena bocornya kekayaan Indonesia disedot oleh bangsa asing serta banyaknya lahan-lahan yang dikuasai oleh bangsa asing. Kita tahu kemampuan dan alat teknologi kita di bawah mereka sehingga mereka dengan mudahnya menguasai lahan milik kita, sementara petinggi-petinggi kurang peduli dengan kekayaan Indonesia sehingga dengan mudahnya mereka menjualnya kepada bangsa asing untuk kepentingan sepihak saja. Pantas saja kalau ekonomi penduduk Indonesia banyak yang menengah ke bawah walaupun memliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah-ruah tetapi tidak bisa mengolah dengan baik sehingga harus dikelola oleh bangsa lain. Yang diperlukan dalam hal ini adalah kerja sama mengolah dan melestarikan bersama-sama antara rakyat dan pemerintah Indonesia.

Yang kedua,  mengenai rencana salah satu Pak Prabowo lebih menarik dan mengesankan yaitu menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup. Selain terkenal dengan negara kepulauan, negara kita juga terkenal dengan negara agraris tetapi itu dahulu kala. Tidak tahu sekarang sebutan negara agraris masih berlaku apa tidak untuk negara Indonesia, mengingat banyaknya kebutuhan bahan pangan kita yang impor dari negara lain dan juga nasib para petani yang kebanyakan adalah berekonomi menengah ke bawah. Padahal kalau dilihat dari segi ekonomi, seharusnya kaum petani adalah berekonomi menengah ke atas karena kaum petani bisa disebut juga sebagai produsen. Tetapi pada kenyataannya tidak begitu. Hal ini mungkin disebabkan karena sistem mengenai pertanian yang salah di negera ini. Tidak hanya sampai disitu, Pak Prabowo juga berencana untuk menghijaukan hutan-hutan yang gundul  karena pengolahan hutan yang masih tidak efektif dan harus diperbaiki lagi. Oleh karena itu, kita berharap capres nomer satu bisa memperbaiki hasil bumi dan bisa mengangkat kaum petani yang banyak berjasa untuk kita semua. Tidak hanya hasil bumi saja melainkan juga hasil tambang dan laut Indonesia yang begitu menggiurkan. Dengan begitu Indonesia bisa memproduksi dari sumber daya alamnya sendiri dan hasil produksinya mampu bersaing di dalam pasar dunia dan menambah nilai ekspor dan kaum petani dan rakyat lainnya pun menjadi lebih semangat bekerja karena mendapatkan imbalan yang memuaskan.

Yang ketiga, berjiwa pemberani dan tegas. Karakter itu ada pada jiwa Pak Prabowo mungkin karena sudah terlatih dari seorang militer yang pernah dijabatnya ataupun karena sudah bawaan sejak lahir. Karakter seperti itu dibutuhkan pemimpin Indonesia untuk bisa mengatur rakyat Indonesia yang kebanyakan rakyatnya bandel-bandel. Harapannya agar peraturan-peraturan yang ada bisa berjalan dengan tertib sehingga terciptalah kemakmuran. Selain untuk mengatur rakyat Indonesia, pemimpin yang tegas juga bisa membuat kerja sama dengan bangsa asing secara baik. Bukan menguntungkan kepentingan sepihak saja dan merugikan banyak orang, seperti yang kebanyakan terjadi pada saat ini. Faktanya adalah banyak investor asing yang meraup kekayaan dari negeri ini sementara penduduk setempat cukup menjadi seorang buruh saja.

Yang terakhir, capres nomer satu terlihat lebih bermoral. Terlihat ketika debat capres I, Pak Prabowo tidak segan-segan mengakui atau setuju dengan pendapat Pak Jokowi yang dinilai beliau baik juga. Itulah salah satu sikap suka menghargai orang lain yang ada dalam jiwa Pak Prabowo.

Penulis : Nurika Yuzmaniar

Buku Tentang Cara Memelihara Ikan Koi

Leave a Reply

Your email address will not be published.