Pendapat Gus Mus Tentang Poligami

 

Kebanyakan istri-istri Rasulullah SAW itu janda semua, bukan janda muda tapi janda tua. Satu-satunya yang muda dan  perawan adalah Siti Aisyah,  lainnya janda.

Bahkan Siti Saudah itu malah tidak bisa apa-apa. Jadi ketika suaminya meninggal dunia,  tak ada yang merawatnya, sedang dalah kondisi hijrah. Dia ditinggal sendiri ditengah-tengah masyarakat kufar Mekah, yang sadis. Jangankan yang gak punya siapa-siapa, yang punya siapa-siapa aja kalau dianggap lemah akan dianiaya oleh orang-orang kafir Mekah pada masa itu. Ini tak ada siapa-siapa, tak ada suami, tak ada anak, lalu di nikahi oleh Kanjeng Nabi untuk dilindungi.

Motifnya tidak seperti orang-orang sekarang yang suka ber-poligami. Coba cari orang yang berpoligami sekarang, apakah ada yang mau dengan janda, apalagi janda tua? Nggak ada. Mereka malah mencari yang ‘kinclong-kinclong’ gitu.

Jadi itu menipu diri sendiri. Cari-cari dalil poligami, tapi, istilahnya itiba’ (meniru) Kanjeng Nabi, tapi sebatas hanya meniru kawinnya saja. Bukan motivasi dlsbnya. Coba deh, yang suka gembar-gembor poligami itu suruh mengawini janda yang tua-tua itu. Perempuan-perempuan tua yang tak ada yang merawatnya itu. Kalau cuma gadis-gadis yang masih muda, tidak usah kamu kawini, juga sudah banyak yang mau menikahinya.. ! Lalu kamu mau mengawininya untuk apa?

Sekarang malah dipakai untuk kampanye. Cewek-cewek dikasih tau, kalau mau masuk Surga, harus mau dijadikan istri muda.. Taktik nya pintar sekali.  Jadi cewek-cewek itu di dakwahi, cewek-cewek itu kan lugu gitu, terutama cewek Indonesia itu kan lugu-lugu. Di tawari masuk Surga mau aja.. lupa semuanya..

“Sekarang ini, populasi manusia perempuan itu banyak sekali. Laki-laki sedikit. Kalau kamu gak mau dikawin jadi istri muda, kamu nggak nikah-nikah bagaimana?”  Terus setelah itu membuat perempuan takut dan mau saja dijadikan istri muda. Dan perempuan-perempuan itu akan termakan dengan tipu daya laki-laki semacam itu. Di Indonesia cewek-cewek atau orang-orang awam itu kan mudah sekali dipengaruhi. Diiming-imingi Surga aja udah mau. Diiming-imingi bidadari Surga aja udah berani nge-bom dirinya sendiri (bom bunuh diri). Itu karena lugunya manusia.

Selengkapnya dapat anda saksikan pada video berikut ini :

Buku Tentang Cara Memelihara Ikan Koi

Leave a Reply

Your email address will not be published.